Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

BAB 6 Pembelajaran Ilmu Pengetahuan di Sekolah Dasar

A. Hakikat Ilmu Pengetahuan Alam   Ilmu pengetahuan alam, yang sering disebut juga dengan istilah pendidikan sains disingkat menjadi IPA, merupakan salah satu mata pelajaran pokok dalam kurikulum pendidikan di Indonesia termasuk pada jenjang sekolah dasar. Mata pelajaran IPA merupakan mata pelajaran yang selama ini dianggap sulit oleh sebagian peserta didik, mulai dari jenjang sekolah dasar sampai sekolah menengah.  Sains atau IPA adalah usaha manusia dalam memahami alam semesta melalui pengamatan yang tepat pada sasaran serta menggunakan prosedur dan dijelaskan dengan penalaran sehingga mendapatkan suatu kesimpulan. Dalam hal ini, para guru khususnya yang mengajar sains di sekolah dasar diharapkan mengetahui dan mengerti hakikat pembelajaran IPA, sehingga dalam pembelajaran IPA guru tidak kesulitan dalam mendesain dan melaksanakan pembelajaran. Siswa yang melakukan pembelajaran juga tidak mendapat kesulitan dalam memahami konsep sains.   Hakikat pembelajaran ...

BAB 5 Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar

A. Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial      Ilmuu pengetahuan sosial yang sering disingkat dengan IPS, adalah Ilmu pengetahuan yang mengkaji berbagai disiplin ilmu sosial dan humaniora serta kegiatan dasar manusia yang dikemas secara ilmiah dalam rangka memberi wawasan dan pemahaman yang mendalam kepada peserta didik, khususnya ditingkat dasar dan mengengah.       Menurut Zulaikha dalam Djahiri (1984), hakikat IPS adalah harapan untuk mampu membina suatu masyarakat yang baik dimana para anggotanya benar-benar berkembang sebagai insan sosial yang rasional dan penuh tanggung jawab, sehingga oleh karenanya diciptakan nilai-nilai. Hakikat IPS disekolah dasar memberikan pengetahuan dasar dan keterampilan sebagai media pelatihan bagi siswa sebagai warga negara sedini mungkin.      Jadi hakikat IPS adalah untuk mengembangkan konsep pemikiran yang berdasarkan realita kondisi sosial yang ada di lingkungan siswa, sehingga dengan memberikan pendidikan I...

BAB 4 Prinsip Pembelajaran di Sekolah Dasar

A. Pembelajaran di Sekolah Dasar      Bagi peserta didik, belajar merupakan sebuah interaksi antar berbagai potensi diri siswa (fisik, non fisik, emosi dan intelektual), interasi siswa dengan guru, siswa dengan siswa lainnya sera lingkungan dengan konsep dan fakta interaksi dari berbagai stimulus dengan respons terarah untuk melahirkan perubahan.      Untuk mengembangkan potensi siwa perlu diterapkan sebuah model pembelajaran inovatif dan konstruktif. Dalam mempersiapkan pembelajaran para pendidik harus memahami karakteristik materi pelajaran, karaktristik peserta didik serta memahami metodologi pembelajaran sehingga proses pembelajaran akan lebih variatif, inovatif dan konstruktif dalam merekonstruksi wawasan pengetahuan dan implementasinya sehingga akan meningkatkan aktivitas dan kreatifitas peserta didik. B. Prinsip-Prinsip di Sekolah Dasar     Beberapa prinsip pembelajaran dapat diuraikan secara singkat, sebagai berikut : 1. Prinsip motiv...

BAB 3 Pendidikan Tingkat Sekolah Dasar

A.     Tujuan Sekolah Dasar Secara formal dan institusional, sekolah masuk pada kategori pendidikan dasar. Pendidikan dasar menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No.20 Tahun 2003 Pasal 17 ayat 1 dan 2 merupakan jenjang pendidikan yang dilandasi jenjang menengah, pendidikan dasar berbentuk sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat serta sekolah menengah pertama (SMP) dan madrasah tsanawiyah (MTs) atau bentuk lain yang sederajat. Tujuan pendidikan sekolah dasar menurut Mirasa dkk (2005) dimaksudkan sebagai proses pengembangan kemampuan yang paling mendasar setiap siswa belajar secara akatif karena adanya dorongan dalam diri dan adanya suasana yang memberikan kemudahan (kondusif) bagi perkembanga dirinya secara optimal. Dengan demikian, sekolah dasar atau pendiidkan dasar tidak semata mata membekali anak didik berupa kemampuan   membaca, menulis dan berhitung, tetapi harus mengembangkan potensi pada siswa baik pote...